Lokasi saat ini:BetFoodie Lidah Indonesia > Resep
Memberdayakan petani lokal di SPPG Angsau Dua
BetFoodie Lidah Indonesia2026-07-04 16:45:18【Resep】335 orang sudah membaca
PerkenalanProses pemorsian MBG di dapur SPPG Angsau Dua milik Polres Tanah Laut, Kamis (6/11/2025). ANTARA/Fir

Pelaihari (ANTARA) - Satu unit mobil bak terbuka, Rabu (5/11) pagi membawa bahan pangan tiba di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Angsau Dua yang dikelola Yayasan Kemala Bhayangkari Polres Tanah Laut, Polda Kalimantan Selatan, untuk mendukung program Makan Bergiizi Gratis atau MBG.
Barang yang diangkut untuk program MBG itu berupa buah apel 100 kilogram, wortel 20 kilogram, kentang 50 kilogram, selada 9,5 kilogram, tempe 58 kilogram dan ayam potong 47 kilogram.
Semua barang langsung dimasukkan ke ruang penyimpanan, sebelum diproses untuk dimasak bagi produksi program MBG.
Bahan baku pangan untuk MBG ini, semuanya berasal dari petani lokal di Kabupaten Tanah Laut yang telah bekerja sama dengan SPPG Angsau Dua di Jalan Ahmad Yani Gang Rahayu, Kelurahan Angsau, Kecamatan Pelaihari.
Kepala SPPG Angsau Dua Muhammad Alif Lazuardi mengaku memberdayakan petani lokal dan juga usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) memang menjadi komitmen pihaknya, sebagaimana arahan Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Sialagan.
"Jadi semua bahan pangan, termasuk beras, dipasok dari Kabupaten Tanah Laut, harapannya keberadaan SPPG berdampak terhadap ekonomi masyarakat lokal," kata Alif.
Kabupaten Tanah Laut memang dikenal sebagai sentral pertanian hortikultura, seperti buah-buahan dan sayuran.
Daerah ini juga menjadi kabupaten andalan atau role modelatas berbagai pencapaian dalam hal produksi padi.
Tahun ini peningkatan surplus beras sebesar 27.628 ton, dengan produksi beras 63.435 ton, sementara jumlah penduduk 365.000 jiwa, dengan konsumsi berasnya sebanyak 35.807 ton.
Memiliki luas wilayah mencapai 363 ribu hektare, dengan 264 ribu hektare, di antaranya pertanian dan perkebunan dan 27 ribu hektare adalah luasan lahan baku sawah (LBS). Daerah ini subur, dengan budi daya pertanian yang menjadi penopang ekonomi masyarakat desa.
Ada lima kelompok tani dan 10 UMKM yang digandeng untuk memastikan ketersediaan bahan baku bagi kebutuhan SPPG itu setiap harinya yang harus menyediakan 3.186 porsi MBG.

Suka(28711)
Artikel Terkait
- Pegawai Federal AS antre bantuan makanan saat shutdown
- Tingkatkan kualitas MBG, 300 peserta ikuti Pelatihan Penjamah Makanan
- BGN ingatkan SOP pengolahan bahan baku MBG untuk cegah keracunan
- Realisasi investasi triwulan III di Sumut capai Rp42,36 triliun
- BSI target nilai bisnis emas mencapai Rp100 triliun pada 2030
- Wilayah Caoxian di China Timur jadi pusat ekonomi hewan peliharaan
- Kemenperin picu kemandirian industri lewat Pameran Industri Agro 2025
- Bupati Banyuwangi ingatkan SPPG utamakan kualitas makanan program MBG
- Kemenekraf perkuat 28 provinsi miliki Dinas Ekonomi Kreatif
- Pastikan keamanan produk, DKPP Batam perketat pengawasan obat hewan
Resep Populer
Rekomendasi

Menlu Belanda harap rencana Trump permudah akses bantuan ke Gaza

BGN targetkan "zero" kasus dalam Program MBG dengan sejumlah inovasi

36 SPPG MBG di daerah 3T Lampung segera dibangun

Program MBG dongkrak kehadiran siswa berkebutuhan khusus Kota Serang

Menteri PANRB pastikan persiapan tata kelola ekosistem pendukung MBG

Sepak bola harus jadi kesenangan saat usia 9–14 tahun

SPPG Asei Besar layani 35 sekolah wilayah pesisir Kabupaten Jayapura

DPR RI sebut butuh kebersamaan sukseskan Program MBG